๐Ÿ€ Teks Ceramah Singkat Tentang Penyakit Hati

ContohCeramah Singkat Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Dalam kesempatan kali ini marilah kita panjatkan puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah memberikan kita nikmat sehat, nikmat iman, serta hidayahnya kepada kita selaku hamba-Nya sehingga dapat berkumpul di tempat ini dengan keadaan sehat. Inilahpembahasan lengkap terkait teks pidato bahasa arab tentang akhlak. 5 Hukum Kekekalan Energi. 3 bulan berturut dzulqadah dzulhijjah dan muharram dan rajab yang terpisah. Teks pidato bahasa arab tentang akhlak singkat dan artinya. Pengertian Contoh Reaksi dan Perubahannya. Pidato Bahasa Arab Singkat. ุงู„ู„ู‡ู… ุงุบูุฑ ู„ูŠ Allhummafirli. ContohCeramah Singkat Tentang Iri Hati Dan Dengki : Contoh Ceramah Singkat Tentang Iri Hati Dan Dengki Ilustrasi / Menjalin cinta abadi dalam rumah tangga.. Iri hati atau dengki adalah suatu sifat yang tidak senang akan rizki dan rejeki dan nikmat yang didapat oleh orang lain dan cenderung . 1 bahan kultum, ceramah penyakit hati rasulullah ๏ปฟSekian ceramah singkat dari saya soal kematian. Semoga kita semua didekatkan dengan Allah serta lebih berhati-hati didalam menjalankan hidup. Supaya ketika disaat mati tiba, kita dapat menghadapnya dengan kondisi tersenyum serta bahagia. Assalamualaikum warrahmatullahi wabarakatu," 3. Contoh Ceramah Singkat Lucu Berikutini materi Khutbah yang menjelaskan tentang bagaimana cara mengobati penyakit hati bernama Riya'. Riya' merupakan sifat manusia yang ingin pamer. Penyakit Riya' adalah apapun yang dikerjakan bertujuan agar dilihat oleh orang lain sekalipun itu ibadah. Ibadah bukan kerana Allah tetapi agar dilihat oleh manusia lainnya. Bacaan Lainnya SemogaAllah melindungi kita dari segala penyakit hati yang berbahaya, dan menjadikan hati kita, hati yang sehat, yang bisa merasakan lezatnya iman, islam, dan amal soleh. Amiin.. ูˆูŽุตูŽู„ูŽู‘ู‰ ุงู„ู„ู‡ู ูˆูŽุณูŽู„ูŽู‘ู…ูŽ ูˆูŽุจูŽุงุฑูŽูƒูŽ ุนูŽู„ูŽู‰ ู†ูŽุจููŠูู‘ู†ูŽุง ู…ูุญูŽู…ูŽู‘ุฏู ูˆูŽุขู„ูู‡ู ูˆูŽุตูŽุญู’ุจูู‡ู ุฃูŽุฌู’ู…ูŽุนููŠู’ู†ูŽ Sebabsesungguhnya ia akan melembutkan hati, melelehkan air mata, dan mengingatkan akherat." (HR Al-Hakim). Ziarah kubur dengan tujuan mengingat akherat adalah hal yang dianjurkan. Dengan mengingat kematian, tersadarlah kita bahwa tak ada yang pantas untuk kita sombongkan. Makanan terbaik kita adalah madu. Ia diproduksi oleh lebah. Demikianceramah singkat yang saya sampaikan, semoga bermanfaat dan mohon maaf sekiranya ada kata-kata yang kurang berkenan. Wassalamualaikum Wr.Wb Itulah aneka ragam contoh teks ceramah singkat beserta strukturnya dari berbagai topik, semoga setelah membaca ulasan ini Anda semakin mudah saat menyusun teks yang digunakan untuk berceramah. Fransisca Maka ingatlah kepada-Ku, Aku pun akan ingat kepadamu. Bersyukurlah kepada-Ku dan janganlah kamu ingkar" Dalam ayat satunya Allah berfirman yang artinya: "Wahai orang-orang yang beriman! Makanlah dari rezeki yang baik yang Kami berikan kepada kamu dan bersyukurlah kepada Allah jika kamu hanya menyembah kepada-Nya" . - Penyakit hati bisa jadi merupakan salah satu penyakit yang paling merusak kesehatan manusia. Berikut adalah materi ceramah Kultum Ramadhan 2023 dan teks kuliah subuh singkat yang membahas tiga obat ampuh untuk menyembuhkan penyakit hati. Materi ceramah ini membahas tentang tasyfiatun nufus atau penyucian jiwa yang sangat penting bagi umat muslim. Mengapa Manusia Sulit untuk Taat Kepada Allah? Umumnya manusia sangat sulit untuk melakukan ibadah kepada Allah dan taat pada-Nya. Mengapa? Kita semua akan memiliki jawaban yang sama, karena manusia dibekali dengan hawa nafsu. Hanya saja, setiap manusia berbeda-beda. Ada yang hawa nafsunya lebih menguasai dirinya sehingga bergelimang dengan maksiat, namun tidak merasa bersalah. Ada juga yang hati nuraninya lebih mendominasi, sehingga menjadi hamba yang taat. Baca Juga Teks Ceramah Kultum Ramadhan dan Kuliah Subuh Singkat Menjaga Diri dari Konten Pornografi di Bulan Puasa Banyak orang merasa berat atau bahkan tersiksa ketika melakukan ketaatan. Hal ini bisa terjadi karena manusia masih menganggap ketaatan itu sulit. Sebenarnya, iman bisa dirasakan nikmatnya jika hati dan jiwa manusia sehat. Penyakit Hati dan Mental Menyebabkan Ketaatan Terasa Pahit Penyakit hati bisa menghambat manusia dalam merasakan nikmatnya iman. Seperti ketika manusia sakit, dia akan susah makan dan merasakan makanan sebagai sesuatu yang pahit, sekalipun sebenarnya makanan itu lezat. Begitu pula dengan hati dan mental manusia yang sakit, sekalipun menerima nutrisi yang bergizi, tetap saja akan merasakan pahit dan berusaha menolaknya. Oleh karena itu, mengobati hati dan jiwa menjadi kunci untuk bisa merasakan nikmatnya iman. Bagaimana Mengobati Penyakit Hati 3 Langkah Menurut Imam Ibnul Qoyim Baca Juga 4 Jalan Menuju Perbaikan Diri Menurut Al Ghazali Materi Kultum Ramadhan dan Kuliah Subuh yang Bermakna Terkini RoomPI - Ceramah singkat kali ini akan membahas Tentang Membaca Al Quran Sebagai Obat hati. Contoh ceramah singkat ini sebagai pengigat diri agar selalu membaca Al Quran Untuk Obat Hati, Karena merupakan pedoman hidup. Berikut ini contoh teks ceramah Tentang Membaca Al Quran Sebagai Obat hati. Assalamualaikum Warohmatullahi wabarokatuh. Baca Juga Teks Ceramah Singkat Tentang Pentingnya Menjaga Kebersihan Badan Bagi Umat Muslim Puji dan syukur marilah kita panjatkan ke hadirat Allah SWT yang senantiasa memberikan kesehatan dan keberkahan kepada kita semua. Sholawat serta salam marilah kita curah limoahkan kepada junjunan kita Nabi Muhammad Saw. Kepada keluarganya, sahabatnya, dan kepada kita selaku umatnya. Aamiin. Hadirin yang saya hormati Al Quran diturnkan oleh Allah SWT kepada Nabi Muhammad untuk menjadi petunjuk hidup umat Manusia. Maka dari itu perbanyaklah membaca Al Quran. Selain sebagai petunjuk Al-Quran adalah obat apa yang ada di dalam hati. Allah SWT berfirman dalam surat Yunus ayat 57 ูŠูŽุง ุฃูŽูŠู‘ูู‡ูŽุง ุงู„ู†ู‘ูŽุงุณู ู‚ูŽุฏู’ ุฌูŽุงุกูŽุชู’ูƒูู… ู…ู‘ูŽูˆู’ุนูุธูŽุฉูŒ ู…ูู‘ู† ุฑู‘ูŽุจูู‘ูƒูู…ู’ ูˆูŽุดูููŽุงุกูŒ ู„ูู‘ู…ูŽุง ูููŠ ุงู„ุตู‘ูุฏููˆุฑู ูˆูŽู‡ูุฏู‹ู‰ ูˆูŽุฑูŽุญู’ู…ูŽุฉูŒ ู„ูู‘ู„ู’ู…ูุคู’ู…ูู†ููŠู†ูŽ๏ดฟูฅูง โ€œWahai manusia, telah datang kepada kamu peringatan dari Rabbmu dan penyembuh apa yang ada di dadamu dan petunjuk serta rahmat bagi orang-orang yang beriman.โ€ QS. Yunus 57 Dalam arti ayat di atas Al-Quran bisa dijadikan penyembuh penyakit hati seperti galau, gundah-gulana. Demikian ceramah singkat ini, Semoga bermanfaat. *** Terkini Khutbah I ุงูŽู„ู’ุญูŽู…ู’ุฏู ู„ู„ู‡ูุŒ ูˆูŽุงู„ุตู‘ูŽู„ูŽุงุฉู ูˆูŽุงู„ุณู‘ูŽู„ูŽุงู…ู ุนูŽู„ูŽู‰ ุณูŽูŠูู‘ุฏูู†ูŽุง ู…ูุญูŽู…ู‘ูŽุฏู ุฑูŽุณููˆู’ู„ู ุงู„ู„ู‡ูุŒ ูˆูŽุนูŽู„ูŽู‰ ุขู„ูู‡ู ูˆูŽุตูŽุญู’ุจูู‡ู ูˆูŽู…ูŽู†ู’ ูˆูŽุงู„ูŽุงู‡ูุŒ ูˆูŽุฃูŽุดู’ู‡ูŽุฏู ุฃูŽู†ู’ ู„ู‘ูŽุง ุฅูู„ู‡ูŽ ุฅูู„ู‘ูŽุง ุงู„ู„ู‡ูุŒ ูˆูŽุฃูŽุดู’ู‡ูŽุฏู ุฃูŽู†ู‘ูŽ ุณูŽูŠูู‘ุฏูŽู†ูŽุง ู…ูุญูŽู…ู‘ูŽุฏู‹ุง ุนูŽุจู’ุฏูู‡ู ูˆูŽุฑูŽุณููˆู’ู„ูู‡ู. ุฃูŽู…ู‘ูŽุง ุจูŽุนู’ุฏูุŒ ููŽุฅูู†ูู‘ูŠ ุฃููˆู’ุตููŠู’ูƒูู…ู’ ูˆูŽู†ูŽูู’ุณููŠู’ ุจูุชูŽู‚ู’ูˆูŽู‰ ุงู„ู„ู‡ู ุงู„ู’ู‚ูŽุงุฆูู„ู ููŠ ู…ูุญู’ูƒูŽู…ู ูƒูุชูŽุงุจูู‡ู ููŽู…ูŽู†ู’ ูƒูŽุงู†ูŽ ูŠูŽุฑู’ุฌููˆ ู„ูู‚ูŽุงุกูŽ ุฑูŽุจู‘ูู‡ู ููŽู„ู’ูŠูŽุนู’ู…ูŽู„ู’ ุนูŽู…ูŽู„ู‹ุง ุตูŽุงู„ูุญู‹ุง ูˆูŽู„ูŽุง ูŠูุดู’ุฑููƒู’ ุจูุนูุจูŽุงุฏูŽุฉู ุฑูŽุจู‘ูู‡ู ุฃูŽุญูŽุฏู‹ุง ุงู„ูƒู‡ู ูกูกู  ู€ Maโ€™asyiral Muslimin rahimakumullah, Takwa adalah kata yang ringan untuk diucapkan, akan tetapi berat dalam timbangan amal perbuatan. Takwa tempatnya adalah hati. Nabi shallallahu alaihi wa sallam menunjuk ke dadanya tiga kali dan mengatakan ุงูŽู„ุชู‘ูŽู‚ู’ูˆูŽู‰ ู‡ูŽุง ู‡ูู†ูŽุงุŒ ุงูŽู„ุชู‘ูŽู‚ู’ูˆูŽู‰ ู‡ูŽุง ู‡ูู†ูŽุง ุฑูŽูˆูŽุงู‡ู ุฃูŽุญู’ู…ูŽุฏู ูููŠ ู…ูุณู’ู†ูŽุฏูู‡ู ู€ Maknanya โ€œTakwa ada di sini, takwa ada di siniโ€ HR Ahmad dalam Musnad-nya. Jadi, hati adalah pemimpin anggota badan. Jika hati baik, maka seluruh anggota badan akan baik sehingga orang menjadi bertakwa. Sebaliknya jika hati rusak, maka anggota badan menjadi rusak sehingga orang menjadi pelaku maksiat. Maka marilah kita bertakwa kepada Allah, yaitu melaksanakan semua kewajiban dan meninggalkan semua yang diharamkan serta mencari bekal sebanyak-banyaknya untuk kehidupan akhirat. Allah taโ€™ala berfirman ูŠูŽูˆู’ู…ูŽ ู„ูŽุง ูŠูŽู†ู’ููŽุนู ู…ูŽุงู„ูŒ ูˆูŽู„ูŽุง ุจูŽู†ููˆู†ูŽุŒ ุฅูู„ู‘ูŽุง ู…ูŽู†ู’ ุฃูŽุชูŽู‰ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ูŽ ุจูู‚ูŽู„ู’ุจู ุณูŽู„ููŠู…ู ุณูˆุฑุฉ ุงู„ุดุนุฑุงุก ูจูจ-ูจูฉ ู€ Maknanya โ€œyaitu di hari yang harta dan anak-anak laki-laki tidak berguna, kecuali orang-orang yang dihisab oleh Allah dengan hati yang bersih dari kekufuranโ€ QS asy-Syuโ€™araโ€™ 88-89 Saudaraku seiman rahimakumullah, Oleh karenanya mari kita perbaiki hati kita dengan menerapkan adab-adab yang diajarkan dalam Islam secara lahir dan batin. Kita obati hati dengan mengikuti ajaran Allah taโ€™ala dan meneladani Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam. Kita obati hati kita karena hati memiliki penyakit-penyakit yang tidak bisa diobati oleh para dokter. Penyakit-penyakit hati itu hanya bisa diobati dengan kesungguhan kita mengikuti perintah Allah dan Rasul-Nya. Maโ€™asyiral Muslimin rahimakumullah, Di antara penyakit hati adalah riyaโ€™, yaitu melakukan bentuk ketaatan agar dilihat oleh orang lain dengan tujuan mengharapkan pujian darinya. Allah taโ€™ala berfirman ูˆูŽู…ูŽุง ุฃูู…ูุฑููˆุง ุฅูู„ู‘ูŽุง ู„ููŠูŽุนู’ุจูุฏููˆุง ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ูŽ ู…ูุฎู’ู„ูุตููŠู†ูŽ ู„ูŽู‡ู ุงู„ุฏู‘ููŠู†ูŽ ุณูˆุฑุฉ ุงู„ุจูŠู‘ู†ุฉ ูฅ ู€ Maknanya โ€œPadahal mereka tidak diperintahkan kecuali supaya menyembah Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nyaโ€ QS al Bayyinah 5 Maโ€™asyiral Muslimin rahimakumullah, Mari kita ikhlaskan niat selalu hanya karena Allah taโ€™ala dan jangan sampai jatuh pada maksiat riyaโ€™. Sahabat Abu Hurairah radliyallahu anhu meriwayatkan hadits qudsi bahwa Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda, Allah berfirman ุฃูŽู†ูŽุง ุฃูŽุบู’ู†ูŽู‰ู’ ุงู„ุดู‘ูุฑูŽูƒูŽุงุกู ุนูŽู†ู ุงู„ุดูู‘ุฑู’ูƒู ู…ูŽู†ู’ ุนูŽู…ูู„ูŽ ุนูŽู…ูŽู„ุงู‹ ุฃูŽุดู’ุฑูŽูƒูŽ ูููŠู’ู‡ู ู…ูŽุนููŠู’ ุบูŽูŠู’ุฑููŠู’ ุชูŽุฑูŽูƒู’ุชูู‡ู ูˆูŽุดูุฑู’ูƒูŽู‡ู ุฑูˆุงู‡ ู…ุณู„ู… ู€ Maknanya โ€œAku tidak menerima tujuan lain dalam beramal, barangsiapa melakukan satu amal perbuatan dan memiliki tujuan lain selain ridha-Ku, maka Aku akan meninggalkannya dan tidak menerimanyaโ€ HR Muslim Maโ€™asyiral Muslimin rahimakumullah, Jika kita melakukan suatu amal perbuatan untuk mencari pahala dari Allah dan sekaligus mengharap pujian sesama manusia, maka Allah tidak akan menerima amal tersebut dari kita. Jadi seseorang yang melakukan amal perbuatan yang disertai riyaโ€™, maka tidak ada pahalanya sama sekali, bahkan dia berdosa karena riyaโ€™nya. Oleh karenanya, marilah kita introspeksi diri. Kita awasi dan amati hati kita. Jika kita melakukan shalat lima waktu sendirian, kita tidak mengiringinya dengan shalat sunnah rawatib, tapi jika kita shalat berjamaah di masjid, kita mengiringinya dengan shalat sunnah rawatib. Kita tanyai diri kita, kenapa kita melakukan itu? Jika kita melakukan shalat sendirian, kita selesaikan dengan cepat dan hanya melakukan rukun-rukunnya saja, sedangkan jika berada di tengah-tengah banyak orang kita perpanjang shalat kita, kita berusaha untuk menghadirkan rasa khusyuโ€™ dan kita baguskan shalat kita, maka tanyakanlah kepada diri kita, kenapa kita melakukan itu? Apakah kita menginginkan pujian sesama hamba? Apakah kita ingin agar dihormati oleh mereka? Apakah ini lebih kita sukai daripada ridha Allah taโ€™ala? Padahal seluruh manusia adalah makhluk-makhluk ciptaan Allah sama seperti kita. Mereka tidak dapat menciptakan manfaat maupun mudlarat. Mereka tidak bisa memberikan manfaat kepada kita atau mencelakai kita kecuali atas kehendak Allah. Kenapa kita memilih dicela oleh Allah agar dipuji oleh sesama hamba? Pujian mereka kepada kita tidak akan menambah rezeki, tidak menunda ajal dan tidak bermanfaat bagi kita dalam kehidupan akhirat. Oleh karenanya, obatilah hati kita dari penyakit riya`. Kita jadikan ridha Allah Sang pencipta kebaikan dan keburukan sebagai tujuan kita. Kita ikhlaskan niat karena Allah dan jangan kita pedulikan apakah orang mencela atau memuji kita. Sungguh kebaikan seluruhnya ada pada ridha Allah subhanahu wa taโ€™ala. Maโ€™asyiral Muslimin rahimakumullah, Marilah bersama-sama kita renungkan hadits yang diriwayatkan oleh Imam Muslim dari Sulaiman bin Yasar, ia berkata Ketika majelis Abu Hurairah usai dan orang-orang pergi meninggalkan majelis, maka Natilโ€“seorang penduduk Syamโ€“berkata kepada Abu Hurairah Wahai Guru, sampaikanlah kepada kami sebuah hadits yang telah engkau dengar dari Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam. Abu Hurairah berkata Iya, aku telah mendengar Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda โ€œOrang yang pertama kali diberikan keputusan kepadanya di hari kiamat adalah orang yang tewas di medan peperangan. Ia pun didatangkan dan diingatkan tentang nikmat-nikmat yang diberikan kepadanya di dunia maka dia pun mengingatnya. Dikatakan kepadanya Apa yang engkau lakukan terhadap nikmat-nikmat tersebut? Dia pun menjawab aku berperang di jalan-Mu hingga aku mati syahid. Maka dikatakan kepadanya Engkau telah berdusta, engkau berperang untuk dikatakan sebagai pemberani dan itu sudah dikatakan. Kemudian diperintahkan agar orang tersebut diseret dengan posisi muka di bawah hingga dilempar ke neraka. Begitu juga seorang hamba yang telah mempelajari ilmu agama, mengajarkannya dan rajin membaca al Qur`an, maka didatangkan dan diberitahukan nikmat-nikmat yang diberikan kepadanya, maka ia pun mengingatnya. Ditanyakan kepadanya Apakah yang engkau lakukan terhadap nikmat-nikmat tersebut? Ia menjawab Aku mempelajari ilmu, mengajarkannya dan membaca al Qur`an karena-Mu ya Allah. Dikatakan kepadanya Engkau berdusta, kenyataannya engkau mempelajari ilmu agar dikatakan sebagai ulama, engkau membaca al Qur`an agar engkau dikatakan pandai membaca al Qur`an dan ini telah dikatakan. Kemudian diperintahkan agar orang itu diseret dengan posisi muka di bawah sehingga dilempar ke neraka. Begitu juga seseorang yang Allah lapangkan rezekinya dan Allah berikan kepadanya seluruh jenis harta, maka ia didatangkan, diingatkan tentang nikmat-nikmatnya, maka ia pun mengingatnya. Dikatakan kepadanya Apa yang engkau lakukan terhadap nikmat-nikmat tersebut? Ia pun menjawab Aku tidak meninggalkan jalan infaq yang Engkau anjurkan kecuali aku infaqkan hartaku untuk meraih ridha-Mu ya Allah. Lalu dikatakan kepadanya Engkau berdusta, engkau lakukan ini agar dikatakan sebagai dermawan dan itu telah dikatakan. Kemudian diperintahkan agar orang itu diseret dengan posisi muka di bawah sehingga dilemparkan di nerakaโ€ HR Muslim. Maโ€™asyiral Muslimin rahimakumullah, Jika kita melakukan shalat, maka kita lakukan karena Allah. Jika kita bersedekah, maka kita bersedekah karena Allah. Jika kita perindah akhlak, kita lakukan itu karena Allah. Jika kita belajar ilmu agama, maka juga karena Allah. Jika kita mengajarkan ilmu agama, maka kita mengajar karena Allah. Jika kita menaati Allah, maka kita taat karena semata-mata ingin meraih ridha-Nya. Jika kita melakukan itu semua bukan karena Allah melainkan karena tujuan-tujuan lain, maka sia-sialah umur kita dan alangkah ruginya waktu kita. Hadirin rahimakumullah, Demikian khutbah yang singkat ini. Mudah-mudahan bermanfaat bagi kita semua. ุฃูŽู‚ููˆู’ู„ู ู‚ูŽูˆู’ู„ููŠู’ ู‡ูฐุฐูŽุง ูˆูŽุฃูŽุณู’ุชูŽุบู’ููุฑู ุงู„ู„ู‡ูŽ ู„ููŠู’ ูˆูŽู„ูŽูƒูู…ู’ุŒ ููŽุงุณู’ุชูŽุบู’ููุฑููˆู’ู‡ูุŒ ุฅูู†ู‘ูŽู‡ู ู‡ููˆูŽ ุงู„ู’ุบูŽูููˆู’ุฑู ุงู„ุฑู‘ูŽุญููŠู’ู…ู Khutbah II ุงูŽู„ู’ุญูŽู…ู’ุฏู ู„ู„ู‡ู ูˆูŽูƒูŽููŽู‰ุŒ ูˆูŽุฃูุตูŽู„ูู‘ูŠู’ ูˆูŽุฃูุณูŽู„ูู‘ู…ู ุนูŽู„ูŽู‰ ุณูŽูŠูู‘ุฏูู†ูŽุง ู…ูุญูŽู…ู‘ูŽุฏู ุงู„ู’ู…ูุตู’ุทูŽููŽู‰ุŒ ูˆูŽุนูŽู„ูŽู‰ ุขู„ูู‡ู ูˆูŽุฃูŽุตู’ุญูŽุงุจูู‡ู ุฃูŽู‡ู’ู„ู ุงู„ู’ูˆูŽููŽุงุŒ ู€ ุฃูŽู…ู‘ูŽุง ุจูŽุนู’ุฏูุŒ ููŽูŠูŽุง ุฃูŽูŠู‘ูู‡ูŽุง ุงู„ู’ู…ูุณู’ู„ูู…ููˆู’ู†ูŽุŒ ุฃููˆู’ุตููŠู’ูƒูู…ู’ ูˆูŽู†ูŽูู’ุณููŠู’ ุจูุชูŽู‚ู’ูˆูŽู‰ ุงู„ู„ู‡ู ุงู„ู’ุนูŽู„ููŠูู‘ ุงู„ู’ุนูŽุธููŠู’ู…ู ูˆูŽุงุนู’ู„ูŽู…ููˆู’ุง ุฃูŽู†ู‘ูŽ ุงู„ู„ู‡ูŽ ุฃูŽู…ูŽุฑูŽูƒูู…ู’ ุจูุฃูŽู…ู’ุฑู ุนูŽุธููŠู’ู…ูุŒ ุฃูŽู…ูŽุฑูŽูƒูู…ู’ ุจูุงู„ุตู‘ูŽู„ูŽุงุฉู ูˆูŽุงู„ุณู‘ูŽู„ูŽุงู…ู ุนูŽู„ูŽู‰ ู†ูŽุจููŠูู‘ู‡ู ุงู„ู’ูƒูŽุฑููŠู’ู…ู ููŽู‚ูŽุงู„ูŽ ุฅูู†ู‘ูŽ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ูŽ ูˆูŽู…ูŽู„ูŽุงุฆููƒูŽุชูŽู‡ู ูŠูุตูŽู„ู‘ููˆู†ูŽ ุนูŽู„ูŽู‰ ุงู„ู†ู‘ูŽุจููŠู‘ูุŒ ูŠูŽุง ุฃูŽูŠู‘ูู‡ูŽุง ุงู„ู‘ูŽุฐููŠู†ูŽ ุขู…ูŽู†ููˆุง ุตูŽู„ู‘ููˆุง ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู ูˆูŽุณูŽู„ู‘ูู…ููˆุง ุชูŽุณู’ู„ููŠู…ู‹ุงุŒ ุงูŽู„ู„ู‘ูฐู‡ูู…ู‘ูŽ ุตูŽู„ูู‘ ุนูŽู„ูŽู‰ ุณูŽูŠูู‘ุฏูู†ูŽุง ู…ูุญูŽู…ู‘ูŽุฏู ูˆูŽุนูŽู„ูŽู‰ ุขู„ู ุณูŽูŠูู‘ุฏูู†ูŽุง ู…ูุญูŽู…ู‘ูŽุฏู ูƒูŽู…ูŽุง ุตูŽู„ู‘ูŽูŠู’ุชูŽ ุนูŽู„ูŽู‰ ุณูŽูŠูู‘ุฏูู†ูŽุง ุฅูุจู’ุฑูŽุงู‡ููŠู’ู…ูŽ ูˆูŽุนูŽู„ูŽู‰ ุขู„ู ุณูŽูŠูู‘ุฏูู†ูŽุง ุฅูุจู’ุฑูŽุงู‡ููŠู’ู…ูŽ ูˆูŽุจูŽุงุฑููƒู’ ุนูŽู„ูŽู‰ ุณูŽูŠูู‘ุฏูู†ูŽุง ู…ูุญูŽู…ู‘ูŽุฏู ูˆูŽุนูŽู„ูŽู‰ ุขู„ู ุณูŽูŠูู‘ุฏูู†ูŽุง ู…ูุญูŽู…ู‘ูŽุฏู ูƒูŽู…ูŽุง ุจูŽุงุฑูŽูƒู’ุชูŽ ุนูŽู„ูŽู‰ ุณูŽูŠูู‘ุฏูู†ูŽุง ุฅูุจู’ุฑูŽุงู‡ููŠู’ู…ูŽ ูˆูŽุนูŽู„ูŽู‰ ุขู„ู ุณูŽูŠูู‘ุฏูู†ูŽุง ุฅูุจู’ุฑูŽุงู‡ููŠู’ู…ูŽุŒ ูููŠู’ ุงู„ู’ุนูŽุงู„ูŽู…ููŠู’ู†ูŽ ุฅูู†ู‘ูŽูƒูŽ ุญูŽู…ููŠู’ุฏูŒ ู…ูŽุฌููŠู’ุฏูŒ. ุงูŽู„ู„ู‘ูฐู‡ูู…ู‘ูŽ ุงุบู’ููุฑู’ ู„ูู„ู’ู…ูุณู’ู„ูู…ููŠู’ู†ูŽ ูˆูŽุงู„ู’ู…ูุณู’ู„ูู…ูŽุงุชู ูˆุงู„ู’ู…ูุคู’ู…ูู†ููŠู’ู†ูŽ ูˆูŽุงู„ู’ู…ูุคู’ู…ูู†ูŽุงุชู ุงู„ู’ุฃูŽุญู’ูŠูŽุงุกู ู…ูู†ู’ู‡ูู…ู’ ูˆูŽุงู„ู’ุฃูŽู…ู’ูˆูŽุงุชูุŒ ุงู„ู„ู‡ู… ุงุฏู’ููŽุนู’ ุนูŽู†ู‘ูŽุง ุงู„ู’ุจูŽู„ูŽุงุกูŽ ูˆูŽุงู„ู’ุบูŽู„ูŽุงุกูŽ ูˆูŽุงู„ู’ูˆูŽุจูŽุงุกูŽ ูˆูŽุงู„ู’ููŽุญู’ุดูŽุงุกูŽ ูˆูŽุงู„ู’ู…ูู†ู’ูƒูŽุฑูŽ ูˆูŽุงู„ู’ุจูŽุบู’ูŠูŽ ูˆูŽุงู„ุณู‘ููŠููˆู’ููŽ ุงู„ู’ู…ูุฎู’ุชูŽู„ูููŽุฉูŽ ูˆูŽุงู„ุดู‘ูŽุฏูŽุงุฆูุฏูŽ ูˆูŽุงู„ู’ู…ูุญูŽู†ูŽุŒ ู…ูŽุง ุธูŽู‡ูŽุฑูŽ ู…ูู†ู’ู‡ูŽุง ูˆูŽู…ูŽุง ุจูŽุทูŽู†ูŽุŒ ู…ูู†ู’ ุจูŽู„ูŽุฏูู†ูŽุง ู‡ูŽุฐูŽุง ุฎูŽุงุตู‘ูŽุฉู‹ ูˆูŽู…ูู†ู’ ุจูู„ู’ุฏูŽุงู†ู ุงู„ู’ู…ูุณู’ู„ูู…ููŠู’ู†ูŽ ุนูŽุงู…ู‘ูŽุฉู‹ุŒ ุฅูู†ู‘ูŽูƒูŽ ุนูŽู„ูŽู‰ ูƒูู„ูู‘ ุดูŽูŠู’ุกู ู‚ูŽุฏููŠู’ุฑูŒ ุนูุจูŽุงุฏูŽ ุงู„ู„ู‡ูุŒ ุฅู†ู‘ูŽ ุงู„ู„ู‡ูŽ ูŠูŽุฃู’ู…ูุฑู ุจูุงู„ู’ุนูŽุฏู’ู„ู ูˆูŽุงู„ู’ุฅุญู’ุณูŽุงู†ู ูˆูŽุฅููŠู’ุชูŽุงุกู ุฐููŠ ุงู„ู’ู‚ูุฑู’ุจูŽู‰ ูˆูŠูŽู†ู’ู‡ูŽู‰ ุนูŽู†ู ุงู„ููŽุญู’ุดูŽุงุกู ูˆูŽุงู„ู’ู…ูู†ู’ูƒูŽุฑู ูˆูŽุงู„ุจูŽุบู’ูŠูุŒ ูŠูŽุนูุธููƒูู…ู’ ู„ูŽุนูŽู„ู‘ูŽูƒูู…ู’ ุชูŽุฐูŽูƒู‘ูŽุฑููˆู’ู†ูŽ. ููŽุงุฐูƒูุฑููˆุง ุงู„ู„ู‡ูŽ ุงู„ู’ุนูŽุธููŠู’ู…ูŽ ูŠูŽุฐู’ูƒูุฑู’ูƒูู…ู’ ูˆูŽู„ูŽุฐููƒู’ุฑู ุงู„ู„ู‡ู ุฃูŽูƒู’ุจูŽุฑู. Ustadz Nur Rohmad, Pemateri/Peneliti di Aswaja NU Center PWNU Jawa Timur dan Ketua Biro Peribadatan & Hukum, Dewan Masjid Indonesia Kab. Mojokerto

teks ceramah singkat tentang penyakit hati